Basa Basi Bikin Keki

    Dari sekian banyak kalimat basa basi ketika ketemu temen lama kenapa sih harus memilih untuk mengatakan "Kamu gemukan deh kayaknya" Atau "kamu iteman deh. Main layangan terus ya?" atau "Ih kamu kurus banget. Banyak utang ya?" dan semua hal-hal lain yang berhubungan sama fisik. Biasanya sesama perempuan nih yang basa basi begini. Hehe. Emang kenapa kalo gemukan? iteman? kurusan? Masalah buat anda? Wkwkwk. Apakah kamu sales obat yang mau nawarin produk pelangsing atau penggemuk badan? Atau kamu jualan skincare yang bisa bikin kulit sebening berlian biar temen kamu beli produk kamu dengan bilang begitu? Kenapa gak memilih kalimat sapaan yang lebih positif misalnya nanya kabar kek "Apa kabar? Sehat kan? Udah lama ya kita gak ketemu" atau "baju kamu cantik banget. Pas banget kamu pakai".

Photo by Zen Chung from Pexels

    Ya walaupun temen kamu itu tambah gemuk atau tambah kurus atau warna kulit temen kamu lebih gelap dari terakhir kamu ketemu gak berarti butuh penguatan pernyataan dari kamu. Gak perlu diperjelas. Ya dia emang lebih gemuk tanpa kamu perlu bilang. Itu bukan sesuatu yang menunjukan kalo kita peduli sih menurut aku.  Kalau kamu peduli sama temen kamu mungkin bisa diperhalus dengan "Tiap hari minggu kamu ada waktu gak? Olahraga bareng yuk di Taman Bunga Bangkai aja sambil cari udara segar" atau "Eh aku ada hadiah buku buat kamu (buku tentang diet). Kita sehat sama2 yuk". Bukan ngomong "kamu gendutan ih. Jelek banget. Diet dong". Minta ditabok ini sih gak ngasih solusi. Wkwkwk. 

    Tadinya aku juga berpikir bahwa itu hanya candaan sampai pernah ketika temanku menyapa teman lama kami dengan basa basi seperti itu teman lama kami memberikan reaksi bahwa dia keberatan dibilang seperti itu dan ekspresi dia jadi sedih. Well, aku jadi berpikir bisa jadi kalimat basa basi yang kita anggap guyonan itu bikin temen kita jadi insecure dan kurang bersyukur. Mungkin dia ikut tertawa atau tersenyum di depan kita. Tetapi kita tidak tahu isi hatinya. 

    Apakah kamu pernah berpikir bahwa teman kamu yang ukuran tubuhnya menjadi lebih besar mungkin sedang menikmati uang dari kerja kerasnya bertahun-tahun untuk mencoba berbagai makanan yang belum pernah dicoba sebelumnya? atau pernahkah kamu berpikir bahwa mereka yang warna kulitnya menggelap bisa jadi setiap hari harus jalan kaki dari stasiun ke kantor supaya lebih hemat ongkos? Atau teman kamu yang terlihat lebih kurus sedang ada beban pikiran karena ada keluarganya ada yang sakit?

    Pernah gak berpikir seperti itu? Kalau belum biasakan berpikir sebelum berucap dan juga mengetikan komentar melalu jarimu. Berusahalah menyampaikan sesuatu dengan santun. Sederhana saja, jika kita tidak senang dan tidak mau dikomentari seperti itu, maka jangan pernah melakukannya pada orang lain. Bicara yang baik atau diam. Ini sebagai pengingat aku juga sih. Bukan berarti aku paling benar dan gak pernah salah. Semoga tulisan ini menjadi pengingat kita dan bisa diambil manfaatnya.

Bahagia Itu Sederhana

    Terkadang kita memandang terlalu jauh tentang kebahagiaan. Pada pencapaian orang lain, pada apa yang orang lain miliki atau pada apa yang orang lain lakukan. Padahal kebahagiaan itu dekat, ada dalam diri kita. Dalam hati yang bersyukur.

    Di balik wajah orang yang kamu anggap hidupnya bahagia, bisa jadi mereka menyimpan banyak rasa sakit dan kesedihan yang tidak pernah kamu ketahui. Hanya saja mereka memilih untuk tidak menunjukkan kesedihannya dihadapan orang lain. 

    Photo by Aleksandr Balandin from Pexels

    Seringkali kita menunggu dan berharap hari-hari indah muncul dalam hidup kita tetapi kita lupa bahwa setiap hari selalu ada peluang kebahagaiaan yang dianugerahkan oleh-Nya. Hanya saja hati kita terlalu sempit sehingga tidak merasakannya.

    Sebenarnya tanpa kita sadari sesuatu yang kita anggap biasa saja atau membuat kita sedih dalam hidup, justru itu merupakan anugerah untuk kita. Kita akan merasakannya ketika kita telah kehilangannya atau kita telah melaluinya.

    Menghargai apa yang kita miliki dan tidak menyia-nyiakannya merupakan bentuk rasa syukur.  Walaupun mungkin tak seindah yang diharapkan, tapi skenario-Nya pasti selalu yang terbaik. Ingatlah selalu bahwa mata kita itu terbatas. Mata kita tidak akan bisa digunakan untuk menembus jauhnya masa depan. Percayalah perasaan bahagia itu kita sendiri yang ciptakan. Berharap selalu ada karunia Allah di dalamnya. InsyaAllah hidup penuh berkah.

    Belajarlah hidup sesuai dengan kebutuhan, bukan sesuai dengan keinginan karena bila hidup sesuai dengan keinginan, tentu saja apapun yang telah Allah berikan tidak akan membuat kita merasa cukup padahal Allah selalu memberi kecukupan. Bahagia itu sederhana. Tersenyumlah dan selalu bersyukur :)

Tips Menghindari Email Phising

    Di masa pandemi orang-orang makin kreatif ya termasuk dalam hal kejahatan dunia maya. Setelah kemarin kena Ransomware, kali ini Aku mendapatkan email phising. Wkwkwk. Lagi-lagi aku harus menulis soal ini supaya yang lain bisa waspada juga dan bisa lebih berhati-hati.

 Photo by Mikhail Nilov from Pexels

    Phising adalah upaya untuk mendapatkan informasi data seseorang dengan teknik pengelabuan. Pelaku phising biasanya menampakkan diri sebagai pihak atau institusi yang berwenang. Dengan menggunakan website atau email palsu yang tampak meyakinkan, banyak orang berhasil dikelabui. Data yang menjadi sasaran phising biasanya data pribadi (nama, usia, alamat, nomer hp), data akun (username dan password), dan data finansial (informasi kartu kredit, rekening). Kegiatan phising memang bertujuan memancing orang untuk memberikan informasi pribadi secara sukarela tanpa disadari. Padahal informasi yang dibagikan tersebut akan digunakan untuk tujuan kejahatan.

    Jadi, dua hari yang lalu sekitar jam 10 malam aku mendapatkan email yang mengatasnamakan Kredivo. Install aplikasi kredivo aja nggak. Wkwkwk. Masalahnya gimana ini orang tahu email Aku yang tidak pernah Aku publikasikan kemanapun. Inbox yang masuk aja bisa dihitung jari. Pertama Aku baca dari notif di smartphone aja belum aku buka emailnya karena sudah malam kan. Takut gak konsen aja. wkwkwk.


    Kalau dilihat dari notif email di atas, email tersebut dari Pt Kredivo dengan menggunakan photo profile kredivo. Isinya terkesan urgent kan? Tapi ketika aku buka dan aku cek ternyata pegirimnya menggunakan alamat email customerrserpiskredivo@gmail.com. wkwkwk. Mohon maap nih nama emailnya bikin ngakak. Pake email gratisan pula. Yaelah.  Lagian juga Aku gak pernah install aplikasinya. apalagi register di situ. Jadi aku cuekin aja. Wkwkwk. Berikut isi email lengkapnya.

 

    Dari isi email di atas, Si Pelaku mencoba meminta data pribadi. Cari uang yang halal dong Bang. Supaya gak terkena jebakan batman, berikut beberapa tips supaya terhindar dari email phising.

1. Periksa Domain yang Digunakan Pengirim

    Perusahaan resmi selalu menggunakan alamat email legitimate atas nama perusahaan. Misalnya Kalau dari Kredivo ya nama@kredivo.com. Menggunakan domain perusahaan bukan pake email gratisan. Gak modal banget. 

2. Waspada Alamat Email Plesetan

    Periksa baik-baik atau cek kalau perlu nama pengirim emailnya. Misalnya kalau dari Kredivo yang penulisan yang benar “Kredivo” bukan “Kredipo”. Wkwkwk. Atau seperti kasus email yang aku terima penulisan yang benar “Customer Service” bukan “Costumerr Serpis”.

3. Perhatikan Nama Sapaan yang Digunakan

    Email yang ditujukan kepada seseorang biasanya selalu mencantumkan nama yang dituju. Bukan general. Misalnya ditunjukan untuk Bapak Udin ya sapaannya “Dear Bapak Udin” atau “Yth. Bapak Udin” bukan “Dear Bapak/Ibu” atau “Anda” apalagi “kakak”. Wkwkkwk.

4. Baca dengan Teliti Isi Pesan Email

    Perusahaan resmi tidak akan menanyakan informasi pribadi melalui email. Seperti nama lengkap, tempat tinggal, nomor rekening, nomer handphone dan lainnya.

    Email Phising juga cenderung berisi sesuatu hal yang “gawat” atau “urgent” yang berkaitan dengan uang. Baca berkali-kali isi email dan pahamı sebelum membuat kesimpulan dan melakukan tindakan lebih lanjut.

5. Hati-hati dengan Link atau File yang Dilampirkan

    Jika email terdapat link. Jangan langsung diklik. Saat mengarahkan kursor ke gambar atau teks yang mengandung tautan, alternative text akan terlihat yang berisi alamat yang akan diakses. Usahakan tidak mengklik jika tulisan atau gambar tidak sesuai.

    Email phising juga akan memancing korban dengan berbagai tipuan. Bisa dengan embel-embel voucher diskon, free trial aplikasi atau video gratis yang jika diklik kemungkinan disisipkan malware di dalamnya yang bisa membahayakan komputer kamu.

    Mungkin segitu aja tipsnya. Jika kamu masih ragu dengan email yang mencurigakan silakan berkomunikasi dengan teman, saudara atau seseorang yang akrab dengan dunia IT. Semoga bermanfaat.

Cyber Crime : Hati-hati dengan Virus Ransomware

    Jika Virus Covid19 menginfeksi tubuh manusia, Virus Ransomware menginfeksi data-data di komputer atau laptop. Jadi, kemarin laptop yang aku gunakan dengan OS Windows terkena Virus Ransomware. Seumur-umur pake windows gak gini-gini amat deh. Paling kena virusnya dari flashdisk dan itu beberapa kali bisa di-recovery. Virus-virus di dunia cyber makin ganas dan berkembangbiak juga ya sepertinya. Kenapa sih manusia-manusia yang diciptakan dengan otak brilliant itu memeras orang lain dengan menciptakan virus untuk dimasuki ke dalam sistem komputer dan mensandera data-data pemiliknya? Gunakanlah kecerdasan kalian untuk hal-hal yang bermanfaat wahai para Cracker (ngomel sendiri. Wkwkkw). Padahal Cracker emang jahat. Kalau Hacker baru baik. Wkwkwk.

Photo by Anete Lusina from Pexels

    

    Apa itu Ransomware? Ransomware adalah varian virus yang tidak lagi merusak atau menginfeksi file aplikasi ataupun sistem komputer, Ransomware mengincar data pribadi seperti foto, dokumen, video, dan sebagainya untuk dienrkipsi/dikunci sehingga file atau data tidak bisa dibuka lagi oleh pemiliknya. Jadi, data kita disandera dan si Cracker menyisipkan surat cinta berupa _readme.txt di file atau folder di laptop kita yang berisi prosedur membayar uang tebusan, email yang bisa dihubungi dan Personal ID Online dengan kode unik. Jika data-data ingin dikembalikan, maka kita harus menebus dengan melakukan pembayaran melalui cryptocurrency supaya transaksi tidak bisa dilacak. wkwkwk. Aku disuruh bayar $980 dan cuma dikasih waktu 72 jam atau 3 hari kalau mau dapet diskon tebusannya jadi $480. Waelah Bang minta tebusan pake negoisasi diskon 50 persen. Hanya dengan teknologi kamu dapat diperas oleh oknum yang nggak dikenal. Wkwkwk. 

 Ransom Note

    Ciri-ciri data kita terkena Ransomware adalah ekstensi file-nya ada tambahan lagi di belakangnya. Kayak misalnya punyaku ekstensinya moqs. Jadi nama filenya misalnya banner.png.moqs. Ekstensi ini bisa beda-beda ya. Varian virus Ransomware sangat banyak jenisnya. Yang jelas filenya gak bisa dibuka.
 

file yang terkena ransomware
 
    Kenapa bisa terkena ransomware? Aku juga gak tau dia masuk darimana dan gimana dia bisa aktif. Padahal aku merasa gak meng-klik link yang aneh dan mencurigakan. Gak juga download file dari situs yang tidak dikenal atau install software bajakan. Aku hanya sedang membuka telegram web di browser dan ketika aku sedang mengedit salah satu fileku tiba-tiba fileku gak bisa diedit lagi. Ketika aku cek filenya, ekstensi filenya sudah ada tambahan .moqs itu. Cepat sekali pergerakannya. Ketika aku hilangkan .moqs-nya filenya tetep gak bisa dibuka.
 
    File hasil enkripsi berbeda dengan file hasil infeksi. Jika file hasil infeksi dibuka maka akan otomatis menjalankan induk virus tersebut. Jadi, penginfeksian bertujuan untuk mempertahankan diri ataupun menginfeksi sistem lain yang masih sehat. Berbeda dengan itu, file hasil enkripsi semata-mata bertujuan agar tidak bisa dibuka dan sama sekali tidak berbahaya jika tetap disimpan. Membuka file hasil enkripsi secara klik ganda tidak akan mengakibatkan infeksi ulang.

    Jadi, untuk mengembalikan data yang telah dikunci, kita butuh Decryptor (Suatu Tools/Program untuk melakukan proses dekripsi dengan Key yang sudah didapat) bukan AntiVirus karena sampai sekarang belum ada AntiVirus yang bisa melakukan proses dekripsi. Decryptor dibuat oleh para ahli yang dengan sukarela. Jadi gak tau harus nunggu vaksin buat membuka file-file yang terkunci ini kapan. wkwkwk. Terima nasibmu nak.

    Terus kalo komputer atau laptopnya terinfeksi virus ini harus gimana? Kalian bisa ke https://www.nomoreransom.org/ atau ke https://www.emsisoft.com/ransomware-decryption-tools/ untuk cek apakah sudah tersedia deskripsi (Proses pengembalian file/data yang telah terenkripsi menjadi semula) atau belum yang dibuat oleh Para Ahli itu dari laporan-laporan korban yang pernah terkena virus ransomware. Kalau sudah ada, kalian bisa membuka file yang terkunci secara gratis. Tapi ini kecil kemungkinannya karena ID personal yang diberikan Cracker dengan alogaritma unik (Berbeda-beda tiap komputer) wkwkwk. Dan biasanya file dari word atau excel gak utuh lagi bentukannya. Jahat ya. Aku tidak menyarankan untuk membayar tebusan kepada Cracker sih. Selain mahal belum tentu juga Doi amanah. Lagian kalau banyak korban yang membayar, si Cracker akan senang dan malah akan lebih giat meciptakan virus. Nanti malah banyak korban yang berjatuhan lagi.

    Kalau Aku sih yasudah mencoba mengikhlaskan data-data yang terakhir diedit disandera walaupun pertama-tama dongkol. wkwkwk. Install ulang aja nanti laptop yang kena virusnya. Gak mau ribet dan cari aman. Habis kalo cuma di scan pake antivirus takut dia masih nyangkut ntah dimana dan sewaktu-waktu bangun lagi. Wkwkwk. Alhamdulillah data-data aku yang penting-penting aman karena aku backup di hardisk eksternal dan gak dihubungkan ke laptop yang kena virus itu. Kalo usb apapun masih terhubung bisa kena juga datanya karena emang tujuan si Penjahatnya menyandera data-data. Terimakasih ya Allah. Cuma beberapa file yang masih peroses pengeditan gak bisa diapa-apain lagi. Jadi harus edit ulang. 

    Jadi daripada file kalian kenapa-kenapa. Sebaiknya backup lah data-data penting kalian ke media penyimpanan yang terpisah. Bisa ke hardisk eksternal atau cloud semacam google drive. Seenggaknya kalaupun kena, gak ngenes-ngenes amat. Masih ada cadangannya. Terus proteksi laptop kalian dengan anti virus, anti malware kalau perlu anti mantan sekalian. Hehe. Ya walaupun gak menjamin, setidaknya ada tindakan pencegahan dulu. Semoga bermanfaat.
Resep Sate Daging Sapi yang Empuk dan Sederhana

    Di Hari Raya Idul Adha kemarin aku mendapatkan daging sapi dari panitia kurban lalu aku bikin jadi sate karena di rumah jarang banget makan sate daging kecuali dapet akikah dari tetangga. wkwkwk. Iseng aku upload di story IG banyak juga netijen yang DM minta resepnya. Oke baiklah, berikut aku share resep sate daging sapi yang Aku buat ya.


 

Bahan Utama
1. Daging sapi dikasih panitia kurban. Aku menggunakan sekitar 500 gr.
2. Dua lembar daun pepaya. Kalo nggak ada ganti buah nanas.
3. Minyak goreng.
4. Kecap Manis.
5. Tusuk Sate.

Bumbu Marinasi (Ini sesuai selera ya jumlahnya. Aku gak pernah takar sebenernya. Wkwkwk)
1. 10 butir bawang merah ukuran sedang.
2. 6 butir bawang putih ukuran sedang.
3. Ketumbar. Setelapak tangan aku kurang sedikit. Kira-kira 3 sendok teh kali ya.
4. Jintan. Aku pake setengah bungkus. Kira-kira setengah sendok teh kayaknya.
5. Jahe. Setengah ibu jariku. Kalian kira-kira aja ya. wkwkwk. Bingung juga aku kalau disuruh ukur dalam hal masak memasak. Wkkwk.
6. 1/2 sendok makan garam.

Bahan Pelengkap
Butter. Aku pake unsalted butter anchor. Kalo gak ada pake margarin atau mentega. Pokoknya yang ada aja di rumah. Wkkwk.

Cara Membuat
1. Potong-potong daging sapi. Ukuran potongnya jangan terlalu besar ya supaya daging cepat matang secara merata. Gak usah diukur pake penggaris juga sih. wkwkwk.

2. Setelah daging dipotong-dipotong. Remas-remas daun pepaya tadi lalu bungkus daging dengan daun pepaya di dalam wadah. Kalau gak ada daun pepaya, bisa diganti menggunakan nanas yang diblender. Beli nanasnya minta sekalian udah dikupas dan sudah dibuang bintik-bintik hitamnya aja sama abangnya biar gak makin drama masaknya. wkwk. Jangan lupa dicuci dulu nanasnya. Siramin nanas yang sudah diblender ke daging sapinya tadi secukupnya aja ya. Diamkan kurang lebih 1 jam karena aku tinggal nyuci. wkwkkw. Kalau laper banget 1/2 jam cukup. Hal ini supaya membuat daging empuk. Dagingnya jangan dicuci pakai air ya. Nanti jadi ada kandungan airnya dan bikin keras. Rasa gurihnya juga pudar.

 daging yang dibungkus daun pepaya

3. Sementara nunggu daging, kita haluskan bumbu marinasinya. Kalau aku sih suka diulek pake cobek semua bumbunya. wkwkkw. Tapi kalau males yaudah blender aja semua. Wkwkwk. Setelah bumbu halus, campurkan dalam wadah dengan kecap manis dan minyak goreng seikhlasnya.

4. Daging yang tadi sudah didiamkan 30 menit atau 1 jam lalu dicampurkan ke bumbu halus tadi. Aduk-aduk daging dengan bumbunya sampai tercampur rata. Pake tangan aja. Jangan lupa cuci tangan dulu. Wkkwkwk. Kalu sudah, bungkus wadah dengan plastik wrap makanan. Kalo nggak ada, pake apa aja dah terserah buat nutupnya. Simpan di kulkas selama kurang lebih 1 jam biar bumbu meresap. 

  daging yang dimarinasi dengan bumbu dan dilapisi plastik wrap

5. Kalau sudah dimarinasi selama 1 jam keluarkan daging berbumbu tadi dari kulkas. Tusuk-tusuk menggunakan tusuk sate. Bukan sapu lidi ya. Wkwkwk. Jangan lupa dicuci dan direndam dulu tusuk satenya di air panas biar steril.

6. Kalau sudah selesai, tinggal di bakar deh. Kalo aku bakarnya menggunakan happy call yang aku olesin butter dulu sebelumnya. Tinggal ditutup. Lalu dibalik sampai matangnya merata. Kalau gak ada happy call, sesuaikan aja sama alat masak yang ada di rumah masing-masing ya.

 sate dibakar menggunakan happy call

    Udah deh jadi satenya. Aku dapet 21 tusuk. Kalian bisa tambahin acar timun, cabe, bawang ala abang-abang sate gitu sebagai pelengkapnya. Makan bersama nasi hangat dan keluarga mantab rasanya. Hehe. Jangan lupa cuci peralatan masaknya yang numpuk di dapur. Selamat mencoba. Semoga bermanfaat.

Tips Membeli Gadget Second Secara Online

    Buat kaum mending mending yang pengen beli gadget yang mumpuni, tapi terhalang budget, kalian bisa coba membeli gadget second secara online. Lumayan kan dapet barang masih bagus tetapi dengan harga miring. Lagian gadget akan terus update beserta features yang ditawarkan. Belilah sesuai kebutuhan ya. Bukan karena gengsi. “Tapi kan kalau beli online takut ketipu” atau “Tapi kan barangnya takut gak ori” dan ketakutan-ketakutan lainnya. Waktu pertama kali Aku mencoba membeli gadget second secara online juga merasa begitu kok. Maka hadirlah tulisan ini. Wkwkwk. Berikut aku kasih tipsnya sesuai dengan pengalamanku ya. InsyaAllah aman.

Photo by OVAN from Pexels

 

1. Cari Tahu Semua Informasi Tentang Gadget yang Kamu Incar 

    Kamu perlu mencari tahu dulu tentang spesifikasi gadget yang kamu incar supaya kamu ada pegangan dan pengetahuan sebelum berselancar dan kontak dengan Seller. Misalnya dibuat tahun berapa, features apa saja yang ditawarkan, tersedia dalam berapa warna, kelengkapan kalau misalkan beli baru apa saja (misalnya charger, kitab-kitab, kabel usb, dan lain-lain). Harga barunya berapa (untuk perbadingan harga yang ditawarkan Seller). Pokoknya cari tahu sampai sedetail-detailnya. Bisa dengan cara melalui membaca berbagai review di artikel atau menonton video di youtube atau cek ke situs resminya misalnya. Hehe. Hal ini bisa jadi bahan pertanyaan ke Seller juga apakah Seller jujur atau tidak biar kamu yakin juga sebelum deal.

2. Cari Perbandingan Harga Seller

    Ketika kamu sudah memutuskan ingin membeli gadget yang mana. Ini saatnya berselancar. Mencari barang second dengan kondisi masih bagus dengan harga miring memang gampang-gampang susah. Diperlukan kesabaran. Ya namanya juga barang second kan. Kamu bisa mencari pebandingan harga-harga yang ditawarkan oleh Seller supaya tahu harga pasaran second sekitar berapa. 

3. Jangan Tergoda dengan Harga Murah 

    Jangan langsung tergoda dengan harga super murah ya. Malah kamu harus curiga kalo harga yang ditawarkan lebih murah dari harga pasaran. Hal apa yang membuat Seller menjual harga lebih murah? Apakah ada dent di body gadget? Apakah ada aksesoris yang sudah tidak berfungsi degan baik? Misalnya kabel charger-nya kadang bisa mengisi daya kadang nggakSeller yang baik akan mencantumkan kekurangannya di deskripsi produk yang dia jual bila memang ada kekurangan. Kalo memang gak ada, tanya sedetail-detailnya kepada Seller. Siapa tahu dia lagi BU (Butuh Uang). Hehe.

    Jangan mentang-mentang Seller lagi BU, terus kesempatan menawar harga afgan (read : sadis). Wkwkwk. Ada juga Seller yang menaikan sedikit harga barangnya dari harga pasaran. Tetapi dia kasih bonus lebih, misalnya free SD Card dengan brand ternama atau gadget sudah dilapisi screen guard, dan lain-lain. Ya kalau nego sewajarnya juga ya.

4. Cek Identitas Seller atau Toko

    Ketika kamu sudah sempat chat dengan Seller, kamu juga perlu mencari identitas Seller. Kalau misalkan kamu dapet barangnya di group forum jual beli seperti facebook, kamu klik profile Seller-nya. Dia sudah lama buat akun atau akun baru. Namanya menggunakan nama alay atau nama asli, compare sama sosial media Seller yang lainnya. misalnya instagram, linkedin, dll. Sekarang cari identitas orang gampang kok. Tinggal ketik aja namanya di google. Hehe.

  Kalau kamu dapetnya di marketplace macem toko ijo, lihat rate-nya, tanya-tanya temen ada yang pernah beli di sana atau nggak. Gimana review-nya?

5. Tanya Sedetail-detailnya Tentang Kondisi Barang Ke Seller

    Seller yang baik pasti akan menjawab jujur dan sabar apapun yang ditanyakan calon buyer. Tanyakan apa yang tidak dia cantumkan di description misalnya ketika membeli laptop atau kamera berapa cycle count nya. Dulu belinya dimana. Sudah pernah jatuh atau belum? Kamu bisa juga minta serial numbernya untuk mengecek barang itu terdaftar atau tidak di situs resminya.

    Kalo Seller-nya gak welcome dan bikin kamu juga gak yakin dan nyaman, sebaiknya tinggalkan saja. Cari yang lain. wkwkwk. Keyakinan dan kepercayaan diperlukan dalam jual beli barang second. Emang dalam hal jodoh aja? #Eaaa.

6. Utamakan COD

    Buat yang baru pertama kali beli gadget second, saran Aku sih utamakan COD (Cash On Delivery). Kamu bisa janjian dengan Seller untuk ketemuan, cek barangnya supaya yakin dan kalau cocok kamu bisa langsung bayar dan bawa pulang barangnya. Tetapi jika memang benar-benar tidak bisa COD misalnya jauh dari lokasi tempat tinggal dan harus dikirim kurir, kamu bisa minta video call terlebih dahulu minta Seller tunjukin barangnya (terlihat awkward, tetapi demi keamanan dan saling percaya. Wkwkwk).

7. Transaksi dengan Aman

    Kalau memang sudah deal, sebaiknya minta transaksi melalui marketplace terpercaya walaupun kamu ketemu Seller-nya di forum jual beli. Bisa melalui toko ijo atau toko oren. Jadi uang kamu akan ditahan dulu di marketplace tersebut jika barang belum sampai. Uangnya gak akan langsung ke Seller.     

8.  Minta Seller Packing yang Aman

    Jangan lupa untuk minta packing yang aman jika dikirim melalui ekspedisi kepada Seller. Bisanya sih packing kayu yang didalamnya dilapisi buble wrap tebal. Seller yang sudah biasa sih sudah tahu ya. Tetapi tidak ada salahnya mengingatkan.

9. Minta Garansi Ke Seller

    Kamu juga bisa minta garansi ke Seller jika barang sudah tidak ter-cover dari toko resminya. Misalnya dalam waktu seminggu pemakaian, ternyata ada error bukan karena kelalaian pemakaian kamu, kamu bisa diskusikan ke Seller jalan tengahnya gimana. Tapi ini jarang terjadi sih

10. Cek Barang Ketika Baru Sampai

    Ketika barang sudah kamu terima sebaiknya video-in unboxing-nya biar tahu ada kekurangan atau nggak di dalamnya. Seller juga manusia. Jadi kalo ada komplain atau kekurangan tidak sesuai deskripsi dari Seller, kamu bisa tunjukin buktinya.

    Mungkin segitu aja tips membeli gadget second secara online. Semoga bermanfaat. Selamat berbelanja. Semoga segera menemukan si dia (gadget yang kamu incar maksudnya) :)

How to Make Your Own Brushes in Adobe Illustrator

    There are 4 types of brushes you can create in Illustrator: Calligraphic, Art, Scatter, and Pattern. In this tutorial, we'll go over creating an Art Brush. You can experiment with other brush types in the same fashion. You can check the tutorial on my youtube channel here. Enjoy it. Hope it's useful :)



Alat & Aplikasi Menggambar Digital yang Aku Gunakan

    Ketika aku share hasil belajar menggambarku di media sosial, sering banget pertanyaan yang muncul "kak gambarnya pake apa?" Atau "Apa nama aplikasinya?" Pas udah dijawab "belinya dimana?". Wkwkwk. Udah kayak endorse produk atau toko sampe ditanya belinya dimana. Aku jadi kepikiran menulis topik ini supaya bisa dibaca oleh semua. Hehe.

    Melalui tulisan ini, aku akan sharing alat dan aplikasi apa yang aku gunakan untuk menggambar digital. Kalau untuk sketching atau gambar format pixel, alat yang aku gunakan adalah Ipad Pro dan Apple Pencil. Aku menggunakan Ipad Pro Generasi Kedua dengan spesifikasi ukuran 10.5 inch dan storange 256 GB keluaran tahun 2017 dan aku menggunakan Apple Pencil generasi pertama. Kalau mau versi lebih update, sudah ada Ipad Pro Generasi Kelima keluaran tahun 2021 dan Apple Pencil generasi kedua. Kalian bisa cek-cek spesifikasinya di sini. Untuk pembeliannya, Kalian bisa beli produk Apple di Premium Reseller seperti Ibox atau Authorized Reseller yang ada di kawasan perbelanjaan atau bisa juga di toko-toko online. Kalo dari harga bervariasi tergantung kalian beli dimana ya. Buat yang mau beli di toko online sebaiknya cek-cek dulu kondisi barang, keaslian, dan lain-lain nya atau bisa juga tanya-tanya ke teman rekomendasi toko mana yang terpercaya dan sudah pernah beli di sana sebelumnya.

    Aplikasi yang aku gunakan di Ipad Pro adalah Procreate. Kalian bisa beli aplikasinya di Apple Store. Waktu aku beli harganya 159.000 dan ini lisensinya bisa digunakan seumur hidup. Jadi gak perlu repuchase bulanan atau tahunan. Seperti ini salah satu hasil belajar menggambarku dengan menggunakan gear Ipad Pro, Apple Pencil dan Aplikasi Procreate. Bisa kalian tonton di reels Intagramku di sini.

     

    Kalau untuk menggambar format vector, aku menggunakan laptop dan Aplikasi Adobe Illustrator dibantu dengan drawing tablet juga. Gear yang aku gunakan bisa kalian tonton di channel youtube aku di sini. Untuk laptopnya kalian bisa pake laptop merk apa aja dengan spesifikasi yang tangguh buat desain. Rekomendasi spek laptop dari aku bisa dibaca di sini. Untuk Aplikasi Adobe Illustrator kalian bisa beli di sini. Ada yang versi Ipad feature juga kalau kalian mau mendesainnya menggunakan ipad di sini. Kalau Aplikasi Adobe Illustrator ini lisensinya gak seumur hidup. Kalian bisa repuchase bulanan atau tahunan. Silakan aja disesuaikan dengan kebutuhan. Bisa trial dulu juga kalau kalian mau cobain. Hehe. Berikut salah satu hasil belajar menggambarku yang menggunakan Laptop, Adobe Illustrator dan Drawing Pad. Tutorial cara membuatnya bisa kalian tonton di youtube channel aku di sini.

 
    Mungkin kalau dari hasil gambarnya, dilihat sekilas tidak terlihat ya perbedaan menggunakan kedua gear di atas. Tetapi kalau menggunakan Adobe Illustrator dengan format vector gambar yang dihasilkan tidak akan pecah jika diperbesar berapa kalipun.

    Mungkin segitu aja sharing dari aku kali ini. Semoga bermanfaat. Tetap semangat belajar dan berkarya apapun alatnya #cmiiw :)

Berkarir Jadi Generalis atau Spesialis?

    Buat Para Milenial di era digital seperti sekarang ini dipaksa untuk bisa melakukan semuanya dengan serba cepat dan serba dinamis menjadi khawatir dan galau untuk menentukan mana yang lebih dibutuhkan dalam dunia kerja saat ini? Memiliki skill generalis atau spesialis?

Photo by cottonbro from Pexels

    Kita mengenal Generalis sebagai seseorang yang mengetahui banyak hal tetapi tidak mendalam di bidang tertentu. Diajak diskusi tentang desain, coding ataupun marketing sekaligus nyambung. Tetapi dia bukan ahli dan tidak mempelajari secara mendalam semua bidang tersebut. Sedangkan spesialis kebalikannya, tidak mengetahui banyak hal, tetapi kuat atau menjadi ahli dalam bidang tertentu yang diperoleh dari pelatihan khusus atau pendidikan khusus ditambah dengan pengalamannya selama bertahun-tahun yang berfokus dalam satu bidang tersebut. Sehingga profesinya bersifat “khusus” dan spesifik. Misalnya seorang Developer Aplikasi Android.

    Di sisi lain, jika melihat kebutuhan di Perusahaan, Perusahaan akan berupaya menekan overhead cost dan melakukan efisiensi, tetapi tetap ingin mengoptimalkan keuntungan. Kenapa harus mempekerjakan sepuluh orang jika dengan lima orang pun semua pekerjaan bisa ditangani dengan baik?

    Melihat kondisi tersebut, Kita punya pilihan menjadi generalis-spesialis, atau dalam psikologi pop juga dikenal sebagai T-Shaped. Kalau bisa dua kenapa harus satu kan?

Source : “Why T-shaped people?” by Jason Yip
 

    T-Shaped menggabungkan keduanya. Seseorang yang mempunyai keahlian dalam bidang tertentu (setidaknya satu keahlian) namun juga memiliki pengetahuan yang cukup di bidang lainnya. T-Shaped mempunyai banyak area skill yang ditunjukkan dengan bagian horizontal dari huruf T, dan menjadi ahli dalam satu atau beberapa bidang yang digambarkan pada bagian vertikal huruf T.

    Konsep T-Shaped jika diaplikasikan seperti ini, Kalau kamu mendalami segala sesuatu yang berkaitan dengan desain, kamu juga mempelajari hal lain misalnya front end atau video editing atau digital marketing. Jika di perusahaan menjadi karyawan generalis ternyata kurang menghasilkan, paling tidak kamu bisa mempertimbangkan untuk berwirausaha dengan menjual jasa yang menjadi spesialisasi kamu. 

    Menjadi T-Shaped memang sulit. Tetapi bukan berarti gak bisa. Kita dituntut untuk senantiasa belajar banyak hal. Steve Jobs seringkali mengingatkan, stay hungry stay foolish. Jangan karena sudah merasa mumpuni dan punya karir yang bagus, terus berpikir ah ngapain belajar lagi. Tidak ada salahnya mencoba menjadi versi terbaik diri kita selagi kita bisa. Semoga bermanfaat #CMIIW

Negative Space Logo

    Mungkin sudah banyak yang pernah melihat logo dengan menggunakan negative space, tetapi belum tahu kalau namanya negative space logo. Hehe. Jadi apa sih negative space logo? yang seperti apa bentuknya?

    Negative space adalah sebuah teknik membuat sebuah gambar dengan memanfaatkan ruang kosong. Jadi, dengan ruang kosong, terciptalah sebuah gambar. Teknik ini biasanya digunakan dalam pembuatan logo, sehingga logo yang dibuat memiliki efek visual yang bisa menambah ketertarikan dan mudah mengingatnya bagi yang melihat desain pada logo tersebut. Negative space disebut juga Double Meaning karena bisa menciptakan arti ganda pada sebuah logo. Kamu akan menemukan gambar tersembunyi, inisial dari sebuah brand atau detail tambahan tentang brand. Ada gambar di dalam gambar, gambar di dalam huruf atau huruf di dalam gambar. Pusing ya? Hehe. Oke, biar lebih jelas berikut merupakan penampakan salah satu logo terkenal yang menggunakan teknik negative space.

     

    Secara sekilas kamu mungkin hanya akan melihat tulisan FedEx saja pada logo di atas. Tetapi apakah kamu bisa melihat ada sebuah anak panah ke kanan diantara huruf e dan x? seperti itulah contoh negative space pada logo dimana para Desainer menggunakan warna, mengosongi ataupun menggunakan suatu bentuk antar dua objek atau lebih untuk menciptakan visual yang menarik atau untuk menyampaikan maksud dari logo tersebut. 

    Panah ke kanan itu ada juga maknanya lho. Lindon Leader Sang Designer, sebelum mendesain logo tersebut sempat melakukan survey mengenai perilaku dan kondisi kerja di Federal Express (Fedex), sebuah perusahaan jasa pengantaran multinasional yang berkantor pusat di Memphis, Tennessee, Amerika. Hasilnya ia menemukan bahwa karyawan di Fedex kurang memiliki motivasi dan kepemilikian atas perusahaan. 

    Ketika Lindon Leader melakukan presentasi mengenai logo FedEx ini, ia menjelaskan arti simbol panah itu yakni arrow of movement and thinking, dimana ia menjelaskan bahwa perusahaan harus memiliki komitmen dalam pengiriman, yakni cepat sampai, dan juga panah melambangkan pemikiran postif bahwa perusahaan pasti akan maju (optimisme). Lindon Leader mendesak agar keberadaan simbol panah ini dipresentasikan kepada seluruh jajaran karyawan agar setiap kali karyawan melihat logo ini, yang pertama kali terlihat adalah tanda panah itu. Optimisme dan komitmen ini yang akhirnya membawa perusahaan berkembang lebih pesat.

Berikut contoh penggunaan teknik negative space pada logo lainnya.


    Tipografi yang has membentuk bibir dengan tulisan Mister Cooper. Bisakah kamu melihat negative space dengan tulisan ice cream di sana? unik ya. Hehe

    Jadi kesimpulannya, negative space adalah suatu bentuk menarik yang terbentuk dari ruang kosong antar dua objek atau lebih. Semoga bermanfaat #cmiiw

Tutorial Edit Foto untuk CPNS di Photopea

    Mau upload foto buat CPNS tapi fotonya lagi gak pake baju formal? tenang kita edit aja. Hehe. Btw, buat yang laki-laki atau yang tidak menggunakan kerudung bisa menyesuaikan ya sesuai langkah-langkahnya. Silakan diakses di youtube channel aku dengan link https://youtu.be/4QUAldpMXwI.  Semoga bermanfaat. Good luck buat semuanya yang sedang berjuang :)



Pilih Usaha Sendiri atau Franchise ya?

    Apa ketakutan yang terbesit di pikiranmu ketika ingin memulai usaha? takut rugi? takut dengan kompetitor? Apapun ketakutanmu, gak ada usaha yang berjalan mulus-mulus aja tanpa kendala. Sebagai manusia wajar kok punya rasa takut. Tetapi Kalau kamu terus berkutat dengan ketakutanmu, kamu tidak akan pernah memulai. Takut aja terus. Belum apa-apa sudah overthinking duluan. Kalo kata toko online warna ijo #mulaiajadulu. Hehe. Lalu ketika mau mulai, lebih enak pilih usaha sendiri atau franschise ya? 

 Photo by Amina Filkins from Pexels

    Mau usaha sendiri atau franchise sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Mungkin hal-hal berikut bisa menjadi pertimbangan untuk kamu untuk memilih ingin usaha sendiri atau franchise. Aku rangkum berdasarkan pengalamanku dan sepengetahuanku ya.

Usaha Sendiri

    Memulai usaha sendiri berarti kamu memulainya dari nol. Banyak hal yang harus dipersiapkan. Mulai dari membangun brand, mencari supplier, membeli bahan baku produksi, memasarkannya, mendaftarkan hak cipta merk, membangun trust konsumen dan perintilan lainnya. Berdarah-darah di awal. Pasti capek banget. Menguras fisik dan pikiran. Butuh proses untuk mengembangkan ide bisnis menjadi sukses dan memakan waktu yang tidak sebentar untuk membuat brand kamu dikenal di pasaran. Apalagi kalau belum punya pengalaman dan tidak punya mentor (pembimbing untuk sharing), akan ada banyak tantangan di depan. Strategi bisnis pun belum teruji.

    Jika sudah memiliki karyawan pun, tetap tidak bisa melepasnya begitu saja. Sebagai business owner tetap harus mengontrol walaupun tidak ikut turut ke lapangan langsung. Semua resiko menjadi tanggung jawab pemilik usaha. Penting sekali membangun tim yang solid dan profesional. Modal yang dikeluarkan untuk usaha sendiri relatif sih karena tergantung kebutuhan juga. Apa perlu sewa tempat? Atau bisa dari rumah dulu untuk awal-awal? Kita juga bisa memilih supplier yang dirasa lebih menguntungkan dan tidak terpaku pada satu supplier saja. Lalu kita perlu memikirkan media promosi apa yang bisa dilakukan untuk memperkenalkan brand? Apa perlu endorse selebgram? atau memperkenalkan pada orang-orang terdekat dulu saja dan membuat video testimoni?

    Enaknya kalo bisnis sendiri, segala kebijakan, inovasi produk, dll. bisa disesuaikan dengan keinginan kita sebagai owner. Tidak perlu meminta persetujuan siapapun.

Franchise 

    Franchise merupakan bentuk kerjasama usaha dalam bentuk kemitraan atau biasa disebut waralaba. Kamu akan menggunakan brand orang lain yang sudah dikenal dan disukai oleh masyarakat. Sistem dan manajemen bisnisnya sudah teruji di pasaran. Jadi kamu gak memulai dari nol seperti usaha sendiri. Kamu gak perlu pusing memikirkan branding, mencari supplier,  gimana memasarkannya, dll. Semua amunisi sudah disediakan oleh franchisor (Pemilik franchise). Termasuk promosi pun akan dibantu. Kita tinggal mempelajarinya dan menjalankan sesuai dengan SOP yang berlaku. Berarti franchise lebih enak dong? Gak juga. Hehe. Franchise juga mempunyai tantangan sendiri.

    Sebagai pihak yang membeli franchise, kamu tidak bebas melakukan apapun karena sudah ada perjanjian yang telah disepakati. Kamu juga perlu menyiapkan dana di awal yang lumayan besar untuk membeli paket bisnisnya. Harganya juga tergantung dari franchise apa yang kamu ambil. Misal di bisnis f&b (food and beverage) dengan modal kisaran 10 juta-an kamu sudah mendapatkan booth usaha, alat-alat yang digunakan untuk memasak, bahan baku dan perintilan lainnya. Tapi biaya itu belum termasuk sewa tempat, membayar gaji karyawan, bayar listrik, dll. Kebijakan Frachisor juga berbeda-berbeda. Soal tempat, beberapa franchise mempunyai aturan sendiri. Misalnya harus sekian meter jaraknya antara satu outlet dengan outlet lainnya di daerah itu. Selain itu ada beberapa franchisor yang meminta biaya royalti. Jadi keuntungan tidak sepenuhnya milik mitra usaha. Lalu untuk bahan baku wajib membeli di pusat. Kamu tidak diperkenankan membeli bahan baku dari suplier lain apapun alasannya walaupun harganya lebih murah dengan kualitas yang sama.

    Yang namanya usaha pasti ada naik turunnya. Begitu juga dengan franchise. Bagaimana jika suatu saat bisnis franchise itu collapse? Maka itu akan mempengaruhi usaha kita juga karena kan kita memakai merk dagang orang lain. Lalu jika suatu saat kamu ingin berhenti menjalankan bisnis franchise ini, biasanya Franchisor tidak mengizinkan kamu menjualnya ke pihak lain sebelum masa kontrak habis karena semua sudah ada datanya di pusat. Kalau pun kepemilikan bisa dialihkan, prosedurnya akan rumit. Sebaiknya ditanyakan sedetail-detailnya sebelum mengambil paket franchise ya.

    Mau franchise atau usaha sendiri, pilihan ada di tanganmu sebagai calon pelaku usaha. Pikirkan baik-baik. Tapi jangan kelamaan mikir juga ya. Nanti diambil orang kesempatannya. Semoga bermanfaat.

Perbedaan Save as dan Save for web

    Kalian pasti sudah tahu kan cara menyimpan file document di photoshop atau illustrator? Tapi apakah kalian sudah tahu perbedaan save as dengan save for web?

    Sebeneranya save as dan save for web sama-sama bisa menyimpan file dengan format jpeg, png dan gif. Lalu apa perbedaannya? Jika save as kita bisa menyimpan filenya dengan resolusi yang tinggi (Standar DPI tinggi adalah 300 DPI) gambar lebih tajam dan bisa digunakan untuk proses percetakan karena save as juga memberi pilihan penyimpanan dengan format psd ataupun pdf yang bisa kita edit ulang (raw file). Jika percetakan menggunakan resolusi dibawah itu, maka hasil yang didapatkan gambar akan terlihat pecah dan kurang baik apalagi jika dilihat detail dari dekat. Namun ada beberapa media cetak yang menggunakan resolusi DPI (Dot Per Inch) yang lebih rendah biasanya ini diperuntukkan untuk sesuatu yang dilihat lebih jauh. Misalnya billboard segede gaban di jalanan menggunakan resolusi 45 DPI. Ukuran file dengan resolusi tinggi juga jauh lebih besar. Bisa mencapai sekian MB (megabyte) atau bahkan GB (gigabyte). Udah kayak beban hidup gedenya. save as juga mengukur satuan panjang dengan centimeter, millimeter dan sebagainya.

    Sedangkan untuk save for web, file disimpan ke resolusi yang lebih kecil (72 PPI) karena untuk di-upload di dunia digital. Misalnya website atau media sosial. Layar monitor akan dilihat dari jauh tidak seperti hasil print yang bisa di dilihat dari dekat. Hal ini membuat 72 PPI (Pixel Per Inch) lebih efektif untuk keperluan digital. Website akan jauh lebih ringan dan lebih cepat membuka gambar dengan resolusi 72 PPI. Kamu gak suka nunggu pas akses ke sebuah website yang loading-nya lama kan? Udah ditinggal mandi, makan, umroh, masih loading juga. Hehe. Save for web mengukur satuan panjang dengan pixel.

    Jadi begitu penjelasannya. Semoga tulisan ini bermanfaat ya. Silakan dikoreksi jika ada yang kurang tepat. Masih sama-sama belajar :)

Search This Blog

Powered by Blogger.

Labels

Pages

Followers